Tragis! Ayah Bejat Cabuli Anak Kandung, Tewas Dikeroyok Sesama Tahanan di Kantor Polisi

Aksi bejat dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri. TS (43) warga Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, ditangkap polisi karena tega mencabuli putrinya yang masih di bawah umur.



Namun nahas, TS tewas saat ditahan di sel Mapolres Serdang Bedagai, Sabtu (26/9/2020).

Nyawanya melayang di tangan sesama tahanan lainnya.


Hal ini dibenarkan Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang.


Robin menjelaskan bahwa TS ditangkap usai diamuk massa akibat mencabuli anak kandungnya pada Jumat (25/9/2020).


Namun pada Sabtu (26/9/2020) lalu, terjadi keributan di dalam sel tahanan yang berjumlah 47 orang di Blok I.


Saat itu, petugas piket mendapati bahwa terdapat seorang tahanan berinisial TS sudah dalam kondisi lemas tak berdaya.


TS akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi.


Menurut Robin, pihaknya sudah memeriksa seluruh tahanan. Didapati informasi bahwa 17 tahanan tidak senang dengan TS karena telah mencabuli anaknya sendiri.


"Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa 17 tahanan menjelaskan tidak suka dan benci terhadap tersangka," kata Robin saat menggelar konferensi pers, Sabtu (26/9/2020) malam.

Menurut Robin, kondisi psikologis para tahanan serta sel tahanan yang over kapasitas memperparah situasi saat itu.


"Ditambah sel tahanan over kapasitas, sempit, padat dan pengap mengakibatkan tahanan kurang istirahat, tidak nyaman serta mudah emosi," katanya.

Akibat ulahnya, TS sebetulnya dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2), (3) Jo Pasal 76 D Subs Pasal 82 Ayat (1), (2) Jo Pasal 76 E dari UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak.



Sumber:Indozone

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Tragis! Ayah Bejat Cabuli Anak Kandung, Tewas Dikeroyok Sesama Tahanan di Kantor Polisi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel