Farhat Abbas Bela Pria Sipil yang Pakai Mobil Dinas TNI Beli Nasi Bungkus, Begini Katanya
Baru-baru ini, beredar video seorang lelaki paruh baya mengendari kendaraan dinas TNI AD. Lelaki tersebut terekam kamera sedang membeli nasi bungkus menggunakan kendaraan negara tersebut.
Bahkan, dia sempat mengaku anggota TNI. Namun saat dicecar dan diminta kartu keanggotaan, lelaki tersebut akhirnya mengaku bukan anggota TNI dan hanya bercanda.
Pada video yang beredar, lelaki itu mengendarai kendaraan dinas TNI AD bernomor registrasi 3688-34. Belakangan diketahui mobil berjenis SUV itu atas nama seorang purnawirawan TNI.
Mengenai hal ini, pihak Puspom TNI AD telah angkat bicara dan akan menelusuri peristiwa tersebut.
Video viral ini ternyata juga menarik perhatian dari pengacara kondang sekaligus penuh sensasi, Farhat Abbas.
Melalui akun media sosial Instagram miliknya, Farhat justru memberi pandangan berbeda dari orang kebanyakan.
Mantan suami penyanyi Nia Daniaty tersebut meminta publik memaafkan pelaku.
"Menurut gue, orang ini gak salah dan harap dimaafkan dan dimaklumi,," tulis Farhat, Sabtu (3/10/2020).
Farhat bahkan beranggapan bahwa perekam video tersebut yang justru bisa dijerat hukum. Bagi Farhat, perekam telah membuat kericuhan.
"Mungkin saja dia punya kawan atau sahabat/kerabat yg anggota tni, atau dia punya bengkel alias sekalian nyobain mobilnya, sesekali nikmati mobil aparatur negara toh uangnya dari pajak rakyat juga kog, nikmati hasil kemerdekaan, perjuangan dan pembangunan,," tulisnya.
"Kasihan dia! Jangan dibully, dia cuma merasa gak nyaman dan grogi hingga ngaku anggota, lagi pula dia udah klarifikasi dan luruskan jika dia bukan anggota tni,, justru sebaliknya orang yg merekam dan menyebarkan video tsb lah yang harusnya dapat dilapor undang2 ITE pasal pencemaran nama baik, permusuhan dan penyebaran berita yg mempermalukan dan mengadu domba," sambungnya.
Menurut Farhat, mobil dinas aparat bisa saja dipakai orang sipil asal tidak digunakan untuk kejahatan.
"Dimasa covid ini jangan apa apa disalahkan, mobil rakyat boleh digunakan buat aparat sebaliknya mobil aparat boleh dipakai oleh rakyat selama bermanfaat dan jelas, apalagi kalo dirawat kecuali kalo digunakan buat kejahatan ataupun maksiat, kalo cuma dipinjam buat beli nasi padang ya maklumi aja gak perlu dibesar besarkan Tuhan Saja Maha Pengampun. Aamiin," tulisnya.
Sebelumnya, sebuah video viral tersebar di lini massa menampilkan aksi seorang pria yang diduga warga sipil berkendara dengan mobil berpelat TNI. Dari informasi yang beredar, warga sipil itu mengaku-ngaku sebagai anggota TNI.
Dilihat dari akun Instagram @forumwartawanpolri, sebuah video terekam jelas menampilkan mobil dengan pelat TNI. Sang perekam menyebut pengemudi mobil itu merupakan warga Tiongkok dan sudah berumur.
Dalam video tersebut, perekam video menanyakan perihal mobil itu ke seorang pria yang sedang membeli sebuah makanan. Pria itu mengaku mobil itu miliknya dan dia kembali mengaku jika dirinya merupakan anggota TNI.
Masih di video itu, perekam video tetap mencecar berbagai pertanyaan seputar mobil itu ke pemilik mobil. Pemilik mobil langsung mengaku jika dirinya bukan anggota TNI dan langsung meninggalkan lokasi.
"Wah, ada yang ngaku-ngaku anggota TNI aktif. Mimin dapat kiriman video yang sangat mengusik orang sipil, seenak jidatnya ngaku kalau dia anggota TNI aktif, pakai mobil pelat dinas tentara lagi," tulis akun @forumwartawanpolri dalam posting-annya, Sabtu (3/10/2020).
Usut demi usut insiden itu terjadi di wilayah Jakarta Pusat. Belum diketahui maksud perekam video itu melakukan perekaman termasuk sosok pemilik mobil berpelat TNI itu.
Indozone mencoba mengonfirmasi perihal viralnya video itu ke pihak TNI. Pihak Puspomad menyebut meminta waktu sebab pihaknya masih menyelidiki video viral tersebut.
"Mohon waktu yaa," kata Kepala Penerangan (Kapen) Puspomad Letkol Dwi Indra Wirawan saat dihubungi Indozone.id.
Sumber: Indozone

0 Response to " Farhat Abbas Bela Pria Sipil yang Pakai Mobil Dinas TNI Beli Nasi Bungkus, Begini Katanya"
Posting Komentar